Gema takbir membelah angkasa raya,
Menggetarkan jiwa yang penuh dosa,
Hari ini kita bersatu dalam satu rasa,
Menyambut kurban dengan dada yang lapang dada.
Ada sejuta asa yang kita sematkan,
Pada setiap doa yang dipanjatkan,
Bukan sekadar darah hewan yang dialirkan,
Tapi keikhlasan hati yang sedang diujikan.
Seperti Ibrahim yang tegar berdiri,
Melepas cinta demi Sang Ilahi,
Kita rajut bahagia di pagi yang suci ini,
Membuang ego, menanam peduli di dalam diri.
Tangan-tangan saling menjabat erat,
Melebur benci yang sempat berkarat,
Satu rasa syukur mengalir hebat,
Melihat senyum kaum dhuafa yang terpahat.
Sebungkus daging membawa sejuta asa,
Bagi mereka yang jarang bersua rasa,
Bahagia sederhana kini merata,
Mengetuk pintu-pintu hati yang sempat lara.
Mari tenun benang-benang kebaikan,
Di hari raya yang penuh berkah dan ampunan,
Merajut bahagia dari sebuah pengorbanan,
Hingga damai menetap di sepanjang zaman.

penulis:
Mufaidatul Khoiriyah (X-2)
