Di balik dinding madrasah yang menyimpan teduh,
Kita ditempa dalam doa, belajar untuk tumbuh.
Bukan untuk diri sendiri, namun untuk sesama,
Menyatukan langkah dalam satu ikatan ukhuwah yang utama.
Di sini, setiap sudut adalah ruang untuk bertanya,
Tentang ilmu yang luas dan adab yang harus terjaga.
Kita membasuh jiwa dengan peluh yang suci,
Menata harapan agar esok lebih berarti bagi negeri.
Kita adalah barisan pembelajar yang beriringan,
Menapaki tangga ilmu dengan ketulusan dan ketenangan.
Tak ada yang berlomba untuk menjadi yang paling megah,
Sebab madrasah mengajarkan kita untuk rendah hati di bawah berkah.
Setiap hafalan yang terucap di keheningan pagi,
Adalah benih kebaikan yang perlahan kita bagi. Kita tumbuh bersama,
melampaui batas ruang dan waktu,
Menjadi angkatan yang kokoh, berpijak pada satu restu.
Kelak saat jemputan masa depan memanggil nama,
Kita membawa cahaya madrasah ke mana pun kita melangkah bersama.
Sebab kita telah belajar, bahwa hebat yang sesungguhnya,
Adalah mereka yang mampu membawa manfaat bagi umat dan semesta.

Penulis: Galih Setyo Wibowo (XII-2)
