Di ruang sunyi Kambang Putih,
artefak tua terdiam dalam waktu,
menyimpan kisah yang tak lagi bersuara.
namun jejaknya masih terasa.
Benda-benda tua menjadi saksi,
perjuangan dan peradaban masa lalu,
tentang mereka yang pernah berdiri,
membangun Tuban dengan tekad dan ilmu.
Kutatap peninggalan yang sederhana,
namun sarat makna dan sejarah,
di balik diamnya tersimpan cerita,
tentang leluhur yang pantang menyerah.
Kambang Putih, rumah kenangan,
menjaga jejak agar tak terlupakan,
Tuban berdiri dengan kebanggaan,
sejarahnya hidup dalam ingatan.

Penulis: Lailatul Fitriani (XI-1)
